Kamis, 04 Desember 2014

Awas! Bahaya Acara Televisi

      Mengamati perkembangan acara televisi semakin mengkhawatirkan. Dari tayangan berita, sinetron,  iklan sampai realty show menjadi tayangan dengan status berbahaya . Utamanya bagi anak anak yang sedang dalam masa pembentukan karakter dan kaula muda yang sedang mencari jati diri.

    Bahaya acara televisi tidak tanggung tangung. Tidak hanya merusak akhlak dan pikiran tetapi juga aqidah. Sehingga banyak bermunculan artikel artikel yg menjelaskan secara detail tentang pengaruh buruk televisi, yang tersebar luas di internet. Sampai sampai muncul pula sebuah komentar yang beredar di media sosial "guru dibayar murah untuk memperbaiki akhlak, sedangkan artis dibayar mahal untuk merusak akhlak.

     Tidak semua acara televisi itu buruk tetapi sadar tidak sadar, yang merusak lebih mendominasi. Coba perhatikan, berita kriminal yang terlalu bebas memberitakan adegan demi adegan tindak kriminal yang dilakukan oleh pelaku kejahatan. Dan ini secara tidak langsung mengajarkan kepada masyarakat bagaimana cara melakukan tindak kejahatan. Kemudian banyak tayangan sinetron anak muda yang tidak bermutu, tidak jauh jauh dari dunia percintaan yg tidak halal, dan tanpa batas. Dan ini mendidik generasi muda untuk menjadi pribadi yang lemah akan cinta, bebas mengekspresikan cinta yg haram,  adegan cipika cipiki, berpelukan adalah hal yang lumrah Astghfirullaah..generasi kita dididik agar terbiasa dan menganggap semua itu adalah hal yg biasa, modern sehingga mereka tidak mengenal lagi batas halal dan haram dalam berinteraksi dengan dunia sosialnya, dunia pergaulannya. Belum lagi sinetron lainnya yg mengajarkan untuk tidak menghormati orang tua, menghormati orang yg lebih tua dan guru, muncul sinetron dengan menisbatkan diri nya sebagai jelmaan binatang, sinetron agama budaya yg gencar ditampilkan di masyarakat yg mayoritas muslim. munculnya acara reality show dengan tujuan menjadikan mereka artis dan lain sebagainya. Astghfirullaah wa naudzuubillahi mindzalik. Ingin sekali kukatakan bahaya acara televisi sudah masuk stadium tiga. Pantas saja jika ada orang tua yang sangat khawatir  dengan selalu menemani putra putrinya meninton televisi sebagai bentuk pangawasan dan tanggung jawab dan ada pula yang  meniadakan televisi dirumahnya sendiri.

     Bahaya acara televisi ini tidak terlepas dari oknum oknum yang rusak aqidah, akhlak dan pikirannya dan hanya ingin meraup keuntungan dunia tanpa memikirkan akibat buruknya. Seakan ada upaya tersembunyi untuk merusak generasi umat ini.

     Wahai generasi muda muslim, kalian adalah generasi penerus ummat ini. berhati hatilah karena musuh siap menghancurkan kita, utamanya generasi muda. Jika musuh musuh islam sulit untuk memerangi kita secara langsung untuk mengeluarkan kita dari agama ini. Maka mereka mencari cara untuk mengikis jiwa keislaman dari hati kita tanpa perlu keluar dari agama ini hingga akhirnya islam hanya tinggal nama dan Al Qur,an tinggal tulisan saja. Dan salah satu cara nya adalah dengan menyusupkan nilai nilai kebebasan (liberalisme dan pluralisme) , pengikisan aqidah melalui sajian acara televisi
    

    

0 komentar:

Posting Komentar